Diduga Oknum ASN Baitul Mal Aceh Utara Lakukan Pungli Rp10 Juta per Unit Rumah Bantuan di Seunudon

Senin, 16 Februari 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara-Mbs.com

Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan penipuan mencoreng lembaga Baitul Mal Aceh Utara. Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kantor Baitul Mal Aceh Utara, berinisial (Ru), diduga melakukan jual beli rumah bantuan dengan memungut uang hingga Rp10 juta per unit kepada warga di Gampong Ulee Rubek Timu, Kecamatan Seunudon.

 

Ironisnya, rumah bantuan yang dijanjikan hingga kini tak kunjung dibangun. Sejumlah warga yang telah menyerahkan uang mengaku tertipu oleh janji manis oknum ASN tersebut.

Salah seorang korban, Muhammad Rajab, mengungkapkan bahwa dirinya bersama warga lain diminta menyetor uang sebagai “pelicin” agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan rumah dari Baitul Mal Aceh Utara.“Uang yang diminta sebesar Rp10 juta sebagai tanda jadi, dengan janji sisa Rp5 juta dibayarkan setelah rumah dibangun dan ada surat pernyataan bermaterai,” ungkap Muhammad Rajab kepada wartawan, Selasa (4/2/2026).

 

Namun kenyataannya, hampir setahun berlalu, tidak ada satu pun rumah bantuan yang terealisasi. Janji pengembalian uang yang sempat disampaikan Ritauddin pada akhir Januari 2026 pun tak kunjung ditepati.

 

“Kami sangat kecewa. Janji pengembalian uang hanya janji kosong. Sampai hari ini belum ada kepastian,” tegas Rajab.Senada dengan itu, Waled Rajab, perwakilan warga sekaligus korban, menyebutkan total uang yang telah diserahkan warga kepada Ritauddin mencapai sekitar Rp60 juta. Dari jumlah tersebut, baru sekitar Rp10 juta yang dikembalikan.

 

“Sebenarnya kami tidak terlalu mendesak, karena hampir bisa dipastikan rumah bantuan itu tidak ada, alias janji palsu. Yang kami tuntut sekarang hanya satu, uang kami dikembalikan,” ujar Waled Rajab dengan nada kecewa.

 

Situasi ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga mendesak agar uang mereka segera dikembalikan dan tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum jika tidak ada itikad baik.“Masyarakat sudah mendesak saya. Jika tidak ada kejelasan, kami siap melaporkan kasus ini ke aparat penegak hukum atas dugaan penipuan dan pungli dengan mengatasnamakan rumah bantuan Baitul Mal,” tegasnya.

 

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi integritas lembaga pengelola dana umat. Publik mendesak Baitul Mal Aceh Utara, Inspektorat, serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, mengusut tuntas dugaan pungli dan penipuan yang merugikan masyarakat kecil.

 

Oknum ASN Baitulmal Aceh Utara Ritauddin yang dikonfirmasi awak media, Senin, 9/2/2026, mengatakan persoalan tersebut adalah persoalan lama, ” itu masa abu yus, persoalan utang piutang” ujarnya

 

Dirinya meminta media untuk tidak memberitakan persoalan tersebut.Kasus ini menjadi tamparan keras bagi integritas lembaga pengelola dana umat. Publik mendesak Baitul Mal Aceh Utara, Inspektorat, serta aparat penegak hukum untuk segera turun tangan, mengusut tuntas dugaan pungli dan penipuan yang merugikan masyarakat kecil.

 

(pak nek)

Berita Terkait

Disperindagkop Tebo Gelar Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg di 13 Titik, KAWAT Dukung Upaya Atasi Kelangkaan
Aceh Utara Terima Bantuan Sapi Meugang dari Presiden untuk Korban Banjir
Pastikan Perayaan Imlek Aman dan Kondusif, Polda Jambi Siap Turunkan Ratusan Personel PAM Imlek 2026
Harga Gas Elpiji 3 Kg Melampaui HET, Disperindagkop Tebo Gelar Operasi Pasar di Dua Titik
Tim – Media Nasional Mitra Mabes |Turun Langsung ke Lokasi Sengketa Tanah Bersama BAI DPD NTB Lombok 16 — 2. –2026 Tengah, NTB.
Polsek Kubu Gotong Royong Bersihkan Mushola At-Taqwa, Dukung Program Gerakan Indonesia ASRI dan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kapolres Bantaeng Bersama Bupati Pantau Ketersediaan Stok Sembako Jelang Ramadan
Viral di TikTok! Tiga Motor Digondol Maling di Seputih Banyak, Dua Berhasil Diamankan Polisi dan Warga

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:56 WIB

Disperindagkop Tebo Gelar Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg di 13 Titik, KAWAT Dukung Upaya Atasi Kelangkaan

Senin, 16 Februari 2026 - 19:01 WIB

Aceh Utara Terima Bantuan Sapi Meugang dari Presiden untuk Korban Banjir

Senin, 16 Februari 2026 - 18:41 WIB

Pastikan Perayaan Imlek Aman dan Kondusif, Polda Jambi Siap Turunkan Ratusan Personel PAM Imlek 2026

Senin, 16 Februari 2026 - 17:08 WIB

Harga Gas Elpiji 3 Kg Melampaui HET, Disperindagkop Tebo Gelar Operasi Pasar di Dua Titik

Senin, 16 Februari 2026 - 14:48 WIB

Tim – Media Nasional Mitra Mabes |Turun Langsung ke Lokasi Sengketa Tanah Bersama BAI DPD NTB Lombok 16 — 2. –2026 Tengah, NTB.

Berita Terbaru