MITRA MABES.COM//JAKARTA -Komitmen Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dalam mendukung program kedaulatan pangan nasional mendapat apresiasi dari Ketua Tim Astacita Presiden Republik Indonesia, Ruri Jumar Saef,Sabtu(14/2/2026).
Program kedaulatan pangan yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menargetkan swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan. Fokus utama program tersebut mencakup peningkatan produksi, stabilitas harga, perbaikan gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), modernisasi pertanian, hingga hilirisasi produk pangan.
Di tingkat daerah, Bupati OKU Timur, H. Lanosin yang akrab disapa Enos, dinilai berhasil menerjemahkan visi besar tersebut melalui berbagai langkah strategis. Di bawah kepemimpinannya, OKU Timur terus memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi pangan di Sumatera Selatan bahkan nasional.
Berbagai terobosan dilakukan, mulai dari peningkatan produksi beras, optimalisasi lahan rawa (OPLAH), program cetak sawah baru, hingga pengembangan food estate terintegrasi. Upaya ini turut didukung mekanisasi pertanian modern dan pemanfaatan sistem irigasi teknis, khususnya di kawasan sentra pertanian seperti Belitang.
Capaian tersebut membuahkan hasil signifikan. Pada tahun 2025, OKU Timur tercatat menempati peringkat keempat nasional dalam peningkatan produksi beras. Prestasi itu semakin mengukuhkan peran daerah sebagai salah satu lumbung pangan strategis di Indonesia.
Atas dedikasinya dalam sektor pertanian dan pembangunan pangan, H. Lanosin sebelumnya juga menerima penghargaan Satyalencana Wira Karya langsung dari Presiden RI sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya.
Ketua Tim Astacita, Ruri Jumar Saef, menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi dan komitmen Pemerintah Kabupaten OKU Timur dalam mengimplementasikan program kedaulatan pangan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan target swasembada pangan nasional.
Bagi Bupati Enos, sektor pangan bukan sekadar program pembangunan, melainkan fondasi utama kedaulatan bangsa. Dengan langkah strategis yang terus diperkuat, OKU Timur diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.
(Jhony)








