JAKARTA // MBS – Prabowo Subianto mengaku bahagia saat menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Peresmian tersebut mencakup 1.702 SPPG, 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta peletakan batu pertama (groundbreaking) 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dinilai turut berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari agenda prioritas pemerintah.
“Saya hari ini sungguh-sungguh merasa bahagia, saya merasa gembira, saya merasa puas hati karena saya melihat salah satu institusi yang sangat penting bagi negara dan bangsa kita, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengambil inisiatif, mungkin di suatu bidang yang seolah-olah tidak melupakan tugas pokoknya, tetapi pimpinan Kepolisian Negara telah menangkap masalah yang krusial bagi keselamatan suatu bangsa,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga memuji langkah Kapolri dan jajaran yang dinilai tanggap terhadap persoalan mendasar bangsa, khususnya dalam upaya pemenuhan gizi anak. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Indonesia sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan dan gizi sejak usia dini.
Program SPPG Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan nasional dalam kerangka Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Melalui program ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang kesejahteraan masyarakat.
SPPG bertujuan meningkatkan status gizi anak, mencegah kekurangan gizi, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda agar lebih sehat dan produktif. Dengan keberadaan 1.702 SPPG yang telah diresmikan serta tambahan 107 unit yang sedang dibangun, diharapkan layanan pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.
Presiden menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan program unggulan pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis, demi mewujudkan generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing menuju 2045.(Sch).
Editor : Socheh








