Bantaeng,Mitramabes.com- UPT SMA Negeri 4 Bantaeng menggelar pertemuan bersama orang tua siswa kelas X dan XI di Aula SMA Negeri 4 Bantaeng, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas berbagai persoalan kedisiplinan dan keamanan siswa yang belakangan menjadi perhatian bersama.
Pertemuan tersebut menghadirkan Kepala SMA Negeri 4 Bantaeng, Drs. Baharuddin, MM, sebagai narasumber utama. Turut hadir Ketua Komite Sekolah Dr. Rivai Nur, Kapolsek Kota, Danramil 02, serta pengawas pembina. Kegiatan ini juga dihadiri oleh para orang tua siswa yang antusias mengikuti jalannya diskusi.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 4 Bantaeng, Drs. Baharuddin, MM, menyampaikan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mendukung pembinaan karakter dan kedisiplinan siswa, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan sinergi antara pihak sekolah dan orang tua harus terus diperkuat.
“Belakangan ini marak terjadi tawuran pelajar di berbagai daerah. Kita tidak ingin hal tersebut terjadi di lingkungan sekolah kita. Karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak untuk melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.
Kapolsek Kota dan Danramil 02 dalam arahannya juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas siswa di luar jam sekolah. Mereka mengingatkan agar siswa tidak mudah terprovokasi serta bijak dalam menggunakan media sosial. Aparat kepolisian dan TNI menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan pihak sekolah dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Selain membahas pencegahan tawuran, pertemuan tersebut juga menyoroti keselamatan berkendara bagi siswa. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah kewajiban penggunaan helm bagi siswa yang mengendarai kendaraan roda dua ke sekolah. Orang tua diminta memastikan anak-anaknya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Tak hanya itu, pemanfaatan bus sekolah juga menjadi salah satu usulan yang mengemuka dalam forum tersebut. Para orang tua berharap fasilitas bus sekolah dapat dioptimalkan guna mengurangi risiko kecelakaan serta meminimalisir potensi pelanggaran lalu lintas oleh siswa.
Berbagai masukan dan usulan dari orang tua siswa mendapat respons positif dari pihak sekolah dan narasumber. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh kekeluargaan, dengan harapan dapat melahirkan langkah-langkah konkret demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh siswa SMA Negeri 4 Bantaeng.(Ucok Haidir )









