Aceh Tengah — MBS
Jajaran personel Polres Aceh Tengah bersama BKO Brimob Polda Aceh terus melaksanakan kegiatan gotong royong lanjutan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan difokuskan pada pemulihan fasilitas umum berupa badan jalan, polindes, sarana ibadah, serta pemasangan pipa untuk kebutuhan air bersih masyarakat.
Di Dusun Gantung Langit, Kampung Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, kegiatan gotong royong dimulai pukul 09.30 WIB dipimpin langsung Kapolsek Silih Nara Iptu Samsul Bahri Bangun.
Personel Polsek Silih Nara dan Brimob Polda Aceh bersama aparatur kampung dan masyarakat membersihkan serta memperbaiki badan jalan yang tertimbun material longsor dan sisa banjir bandang, termasuk pembersihan pipa paralon yang tersumbat.
Gotong royong tersebut bertujuan membuka kembali akses transportasi warga menuju permukiman terdampak sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat. Kehadiran personel Polri di lapangan juga menjadi wujud nyata kepedulian dan pelayanan kepada warga pascabencana.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kampung Atu Singkih, Kecamatan Rusip Antara, mulai pukul 08.30 WIB hingga 12.30 WIB. Personel BKO Brimob Polda Aceh bersama personel Polsubsektor Rusip Antara dan masyarakat setempat membersihkan material tanah dan kayu yang menimbun Fasilitas kamar mandi serta toilet masjid.
Fasilitas tersebut direncanakan dialihfungsikan sebagai kamar mandi balai pengajian ibu-ibu kampung. Sebanyak 20 personel Polri terlibat dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, di Desa Wih Lah Setie, Kecamatan Bintang, personel BKO Brimob Polda Aceh, Polsek Bintang, serta personel Propam Polres Aceh Tengah bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti pemasangan pipa air bersih yang sebelumnya rusak akibat bencana. Pemasangan dilakukan agar aliran air bersih kembali mengalir ke rumah-rumah warga.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan gotong royong terpadu ini merupakan bentuk respons cepat Polri bersama unsur terkait untuk membantu percepatan pemulihan sarana vital masyarakat.
“Melalui sinergi personel Polri, Brimob, aparatur kampung, dan masyarakat, kita berupaya mempercepat pemulihan fasilitas umum dan kebutuhan dasar warga. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat mempercepat kondisi kembali normal,” ujarnya.









