Panton Labu.Mitra mabes.com
Lebih dari dua bulan pascabanjir melanda wilayah Kota Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini warga belum juga merasakan aliran air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Aceh Utara., Sabtu 07/02/2026
Kondisi ini menuai kekecewaan mendalam dari masyarakat yang sepenuhnya bergantung pada layanan air bersih Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pase Aceh Utara.
Sejumlah warga mengaku, sejak banjir surut, distribusi air PDAM tak kunjung normal. Ironisnya, hingga memasuki dua bulan lebih, belum ada kepastian jelas kapan air bersih kembali mengalir ke rumah-rumah warga.
“Kami 100 persen bergantung pada air PDAM. Sudah lebih dua bulan kami kesulitan air bersih, tapi tidak ada solusi nyata. Ini sangat mengecewakan,” ujar ……. salah seorang warga Kota yang nama nya di rahasiakan Panton Labu,.
Akibat lumpuhnya pasokan air bersih, warga terpaksa membeli air dengan harga mahal atau mengambil air dari sumber seadanya untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci. Kondisi ini dinilai sangat memberatkan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Warga menilai, pascabanjir seharusnya PDAM Aceh Utara lebih sigap melakukan pemulihan dan memberikan info update kepada publik. Minimnya informasi resmi justru memperkuat kesan lemahnya kinerja dan kurangnya tanggung jawab terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“ kami bisa memahami Kalau memang ada kendala teknis dilapangan, akan tetapi sampai kapan ini bisa normal kembali dan mengingat ini sudah memasuki 2 bulan lebih pascabanjir. Air bersih ini kebutuhan pokok, bukan kebutuhan tambahan,” tegas warga lainnya.
Kota Panton Labu mendesak pihak PDAM Aceh Utara segera turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi jaringan distribusi air, sekaligus melakukan perbaikan secepatnya, agar pasokan air bersih kembali normal dan dapat dinikmati oleh masyarakat,.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PDAM Aceh Utara belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab belum normalnya distribusi air bersih di wilayah Kota Panton Labu.
(Pak nek)










