SMKN 2 Nganjuk Belum Jelaskan Dana Rp300 Ribu, Humas: “Silakan Diberitakan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

 

Mitramabes.com – Nganjuk Sabtu 07 Februari 2026, Sorotan terhadap penarikan dana yang disebut sebagai uang pembangunan sebesar Rp300 ribu per siswa per tahun di SMK Negeri 2 Nganjuk terus bergulir. Namun hingga kini, klarifikasi resmi dari pihak terkait belum diperoleh.

 

Saat media mendatangi sekolah untuk konfirmasi, Humas SMKN 2 Nganjuk menyampaikan bahwa Ketua Komite, Zainal Arifin, tidak bersedia memberikan klarifikasi. Bahkan menurut keterangan Humas, komite disebut tidak mau dan tidak akan memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

 

“Silakan saja diberitakan, itu hak jenengan,” ujar Humas kepada wartawan.

 

Belum adanya penjelasan terbuka memunculkan pertanyaan publik mengenai dasar penarikan dana, mekanisme penetapan nominal, serta peruntukan penggunaannya.

 

Mengacu pada Permendikbud No. 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah, sumbangan pendidikan harus bersifat sukarela, tidak ditentukan nominalnya, tidak memaksa, serta tidak mengikat. Karena itu, transparansi pengelolaan dana menjadi hal penting agar tidak menimbulkan polemik.

 

Di sisi lain, di lingkungan sekolah terpampang visi SMKN 2 Nganjuk yaitu “Terwujudnya tamatan yang bertakwa, dapat berwirausaha dan bersaing di pasar kerja” dengan motto pelayanan “CERMAT — Cepat, Efisien, Ramah, Mudah, Aktif, Tepat.” Nilai tersebut menekankan pelayanan yang terbuka dan profesional, sehingga keterbukaan informasi dinilai sejalan dengan semangat yang diusung lembaga pendidikan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah maupun komite belum memberikan keterangan resmi. Media tetap membuka ruang hak jawab guna menjaga keberimbangan informasi.

 

Mitramabes.com Jomsen Silitonga

Berita Terkait

Ungkap Jaringan Pil Dobel L, Polres Nganjuk Amankan 1.239 Butir dan Tiga Terduga Pelaku
Ungkap Jaringan Pil Dobel L, Polres Nganjuk Amankan 1.239 Butir dan Tiga Terduga Pelaku
*Polres Pagar Alam Panen Raya Jagung Ayam, Perkuat Ketahanan Pangan di Dempo Tengah*
Respons Arahan Presiden soal Darurat Sampah, Bupati Tanjab Barat Tinjau Langsung TPA Lubuk Terentang.
Skandal SDN 002 Tambusai Utara Memanas,, PLT Kadisdik Diduga Pasang Badan.
Bupati JTP Apresiasi Peningkatan Pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara.
Ditemukan Mayat Di Simpang Gedung” Diduga Korban Meninggal Di Tabrak”
Sekolah dan Komite Bungkam Soal Dana Rp300 Ribu, Transparansi SMKN 2 Nganjuk Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:23 WIB

Ungkap Jaringan Pil Dobel L, Polres Nganjuk Amankan 1.239 Butir dan Tiga Terduga Pelaku

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:17 WIB

Ungkap Jaringan Pil Dobel L, Polres Nganjuk Amankan 1.239 Butir dan Tiga Terduga Pelaku

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:09 WIB

*Polres Pagar Alam Panen Raya Jagung Ayam, Perkuat Ketahanan Pangan di Dempo Tengah*

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:28 WIB

Respons Arahan Presiden soal Darurat Sampah, Bupati Tanjab Barat Tinjau Langsung TPA Lubuk Terentang.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:24 WIB

Skandal SDN 002 Tambusai Utara Memanas,, PLT Kadisdik Diduga Pasang Badan.

Berita Terbaru