Rokan Hilir – Mitramabes.com Dalam rangka mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Kubu menggelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Lapangan Apel Polsek Kubu, Jalan Padat Karya, Kepenghuluan Sungai Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (3/2/2026) pagi.
Apel yang berlangsung sekira pukul 08.30 WIB hingga 09.15 WIB tersebut dipimpin oleh Camat Kubu Babussalam dan diikuti unsur TNI-Polri, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, pihak perusahaan, organisasi masyarakat, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) dari Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kubu H. Dr. Safrizal, S.Ag., M.IS., Camat Kubu Babussalam Ahmad Marjan, S.STP., Kapolsek Kubu AKP Artono Sitinjak, S.H., Danramil 04 Kubu Kapten Inf Ujang Zakaria, Kapus Teluk Merbau dr. Hizzul Rahma, Kapus Rantau Panjang Kiri Ns. Juli Herawati, S.Kep., M.M., serta lurah, datuk penghulu, datin penghulu, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.
Dalam amanatnya, pimpinan apel menyampaikan bahwa wilayah Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam memiliki potensi tinggi terjadinya Karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau. Oleh karena itu, apel kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menghadapi ancaman Karhutla.
“Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya merusak ekosistem dan keanekaragaman hayati, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat serta perekonomian negara. Diperlukan kesiapsiagaan dan kolaborasi semua pihak,” tegasnya.
Pimpinan apel juga menekankan beberapa poin penting, di antaranya penguatan deteksi dini dan patroli intensif, kolaborasi tanpa ego sektoral, edukasi dan sosialisasi larangan membakar lahan, penegakan hukum secara tegas, serta pengecekan sarana prasarana dan kesiapan sumber daya manusia.
Disebutkan pula bahwa pada tahun 2025 lalu, terpantau lebih dari 500 titik api di dua kecamatan tersebut melalui Dashboard Aplikasi Lancang Kuning. Polres Rokan Hilir berhasil mengungkap sembilan kasus Karhutla dengan 11 tersangka, lima di antaranya berasal dari wilayah hukum Polsek Kubu.
“Pengalaman tersebut harus menjadi pelajaran berharga agar di tahun 2026 tidak ada lagi titik api di wilayah kita,” ujarnya.
Selain apel, kegiatan juga dirangkaikan dengan pengecekan peralatan pemadaman Karhutla serta simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di halaman Mapolsek Kubu sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana pendukung.
Apel kesiapsiagaan berakhir sekira pukul 09.15 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.











