BPAN LAI Temukan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Banyuasin, Jalan Poros Masih Tanah Berlumpur

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin — Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) menerima laporan masyarakat terkait dugaan ketidaktransparanan penggunaan Dana Desa serta tidak ditemukannya bangunan fisik sebagaimana mestinya di salah satu desa di Kabupaten Banyuasin,Sumatera -selatan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Investigasi BPAN LAI segera turun ke lapangan didampingi media Mitramabes guna memastikan keakuratan data serta menghindari kesalahan dalam penyusunan laporan.

Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa jalan poros desa masih berupa tanah, sehingga tidak dapat dilalui saat hujan. Bahkan, ketika hujan turun dalam waktu lama, jalan tersebut berubah menjadi kubangan seperti kolam pemandian. Padahal, jalan poros desa ini merupakan akses vital bagi aktivitas dan perekonomian masyarakat setempat.

“Jalan ini sangat penting bagi masyarakat. Tapi mengapa sampai sekarang tidak ada pembangunan, bahkan satu meter pun?” ungkap warga dengan nada kecewa. Selasa (27/1/2026)

Upaya dialog antara masyarakat dengan Pemerintah Desa akhirnya terlaksana pada Jumat, 23 Januari 2026. Forum dialog tersebut turut dihadiri aparat kepolisian dan Babinsa sebagai langkah antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dalam forum itu, masyarakat secara tegas meminta kejelasan penggunaan Dana Desa selama ini. Mereka mempertanyakan mengapa masyarakat sulit mendapatkan informasi, bahkan menilai pemerintah desa terkesan tertutup.

“Pemerintah seharusnya siap menerima kritik dan saran, bukan justru menutup diri. Kami ini bukan tidak sopan, tapi ingin kejelasan,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Desa menyampaikan bahwa seluruh anggaran Dana Desa telah digunakan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, pernyataan tersebut dinilai masyarakat tidak cukup meyakinkan.

“Ucapan memang terdengar sejuk dan enak didengar, tapi kami butuh bukti, bukan cerita. Pemerintah desa tidak menunjukkan dokumentasi pembangunan, papan informasi RAB, ataupun bukti fisik sebagaimana yang disampaikan,” tegas warga.

Masyarakat berharap aparat pengawas dan instansi terkait segera melakukan audit menyeluruh agar penggunaan Dana Desa benar-benar transparan dan dapat dipertanggungjawabkan

Tim Lai –
. (Elvis)

Berita Terkait

Polres Indramayu Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Wujudkan Kamseltibcarlantas Menjelang Ramadhan
Kodim 0616/Indramayu Dukung HPN 2026 dan HUT PWI ke-80 melalui Bakti Sosial Donor Darah
Di tetapkanya Khairul Anwar sebagai tersangka tanpa2 alat bukti yang cukup ungkap kuasa hukumnya usai sidang pertama prapid di pn Palembang
Miris Mobil Ambulan Desa Rahong Diduga Di Pakai Membawa Rumput Ternak Bumdes dan Dalam Pelaksanaan Untuk Ketapang Diduga Tidak Sesuai Juknis
MERASA DIFITNAH! Ketua GBR Sumsel Ferry King Siap Tempuh Jalur Hukum, Bantah Keras Tudingan Penyerobotan Lahan
Warga Keluhkan Pelayanan BPN Kota Pontianak: Loket Kosong hingga Ketidakpastian Pengukuran Tanah
Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Bupati Tapanuli Utara Hadiri Rakornas 2026 .
Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026 Digelar, Polres Samosir Libatkan Lintas Instansi

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:56 WIB

Polres Indramayu Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Wujudkan Kamseltibcarlantas Menjelang Ramadhan

Selasa, 3 Februari 2026 - 09:54 WIB

Kodim 0616/Indramayu Dukung HPN 2026 dan HUT PWI ke-80 melalui Bakti Sosial Donor Darah

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:01 WIB

Di tetapkanya Khairul Anwar sebagai tersangka tanpa2 alat bukti yang cukup ungkap kuasa hukumnya usai sidang pertama prapid di pn Palembang

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:52 WIB

Miris Mobil Ambulan Desa Rahong Diduga Di Pakai Membawa Rumput Ternak Bumdes dan Dalam Pelaksanaan Untuk Ketapang Diduga Tidak Sesuai Juknis

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:23 WIB

BPAN LAI Temukan Dugaan Ketidaktransparanan Dana Desa di Banyuasin, Jalan Poros Masih Tanah Berlumpur

Berita Terbaru