TEBO // MBS – Ratusan pecinta burung berkicau (kicau mania) dari berbagai daerah di Provinsi Jambi dan sekitarnya memadati Taman Terpadu Kelurahan Wirotho Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, dalam ajang Lomba Burung Berkicau Bupati Cup 2026, yang digelar Minggu (01/02/2026).
Event bergengsi ini berlangsung satu hari penuh, dimulai sejak pukul 11.00 WIB hingga selesai, dan menjadi hiburan menarik bagi masyarakat sekaligus wadah adu kualitas suara burung bagi para penghobi. Peserta lomba berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi serta tamu undangan dari luar daerah, di antaranya Palembang, Bengkulu, Sumatra Barat, dan sejumlah kabupaten tetangga. Bahkan, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Bengkulu.
Jumlah peserta diperkirakan tidak kurang dari 200 kicau mania. Dalam lomba ini, panitia menyediakan Piala Bupati serta hadiah uang tunai dengan total jutaan rupiah, di antaranya juara pertama Rp5 juta, juara kedua Rp2,5 juta, dan juara ketiga Rp1,25 juta, serta hadiah menarik lainnya.
Kegiatan yang disponsori langsung oleh Bupati Tebo Agus Rubiyanto, S.E., M.M. ini secara resmi dibuka oleh Bupati Tebo yang didampingi Wakil Bupati Tebo Nazar Efendi, S.E., M.Si. Lomba ini mengusung konsep hiburan rakyat yang dikemas dengan kompetisi kualitas suara burung, sekaligus sebagai sarana menyalurkan hobi dan meningkatkan kecintaan terhadap satwa.
Sesepuh Komunitas Wartawan Tebo (KAWAT), Amir Said, menyampaikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya event tersebut. Menurutnya, lomba burung berkicau tidak hanya sebatas ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi tentang pentingnya menjaga dan menyayangi satwa serta kelestarian lingkungan.
“Kami dari Komunitas Wartawan Tebo pada prinsipnya sangat mendukung event lomba kicau burung tingkat kabupaten ini. Kegiatan ini membawa pesan positif, yakni kecintaan terhadap satwa yang berdampak langsung pada kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Selain menjadi ajang silaturahmi antar kicau mania, event Bupati Cup 2026 ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya dengan mengangkat dan memberdayakan pelaku UMKM yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Dengan terselenggaranya lomba ini, diharapkan tercipta semangat kebersamaan, kepedulian terhadap pelestarian burung, serta kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan hidup di Kabupaten Tebo dan sekitarnya.(Sch)
Editor: Socheh










