Suka Makmue- Mitra Mabes. Com” Ruas jalan provinsi Lamie – Langkak tepatnya di desa Mon dua, desa Pasie Keubeudom , dan desa Kabu kecamatan Tripa Makmur kabupaten Nagan Raya mulai mengecil dan membahayakan para pengendara mobil.muatsn sawit dan sepeda motor roda dua, khususnya pada malam hari”Rabu 28 Januari 2026
Keadaan ini sangat mengganggu akses transportasi masyarakat dan aktivitas perekonomian warga setempat, apalagi kondisi ini sangat mengancam keselamatan warga dan para pengendara yang melintas di 11 desa tersebut.
Ketua forum kepala desa dari 11 desa Se- kecamatan Tripa Makmur kabupaten Nagan Raya Muhammad Jeky kepada media mitra mabes pada Senin 27/01/2026, meminta agar pemerintah provinsi melalui dinas terkait untuk segera menangani kondisi badan jalan yang sudah mulai mengecil dan sangat membahayakan para pengendara terutama mobil muatan sawit dari gudang di Tripa Makmur menuju pabrik” Ujarnya
Harapan warga Tripa Makmur agar pemerintah provinsi jangan tutup mata mengenai kondisi badan jalan di beberapa titik di wilayah kecamatan Tripa Makmur tepatnya di desa Mon Dua, desa Pasie Keubeudom dan Desa Kabu kondisinya semakin parah akibat tergerus air sungai Krueng Lamie, karena saat pilkada calek berjanji akan memperjuangkan jalan Teripa, namun hingga kini belum juga ada tindakan pemerintah provinsi, apakah pemerintah kabupaten melalui dinas terkait tidak mengusulkannya, kita berharap agar pemerintah daerah dan dinas terkait segera mengusulkan ke provinsi”
Pantauan mitra mabes dilokasi dimana tempat longsornya badan jalan yang mengakibatkan badan jalan seperti di Desa Mon Dua, Desa Pasie Keubeudom,dan Desa Kabu yang kondisinya sangat memprihatinkan bagi transportasi muatan sawit karena badan jalan mulai mengecil itu pun sudah mulai retak, karena bawah badan jalan mulai turun, semoga pemerintah provinsi segera melakukan penanggulan deng menggunakan batu gunung ( Batu Gajah) agar badan jalan tersebut tidak habis tergerus air tersebut”
LIPUTAN: Ainon











