Warga Krueng Seumayam Tewas Diduga Diterkam Harimau, Warga Temukan Tinggal Tulang Belulang.

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue-Mitra mabes.com” Seorang warga Desa Krueng Seumayam dilaporkan meninggal dunia secara tragis setelah diduga diterkam seekor harimau di kawasan hutan sekitar desa tersebut. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menggegerkan masyarakat setempat,kejadian pada 12 /01/2026 yang lalu ” Jum’at 23 Januari 2026

 

Berdasarkan keterangan warga, kejadian bermula saat korban pergi ke hutan untuk memasang jaring. Dalam aktivitas tersebut, seekor anak harimau dilaporkan terperangkap. Saat itu, salah seorang rekan korban sempat mengingatkan dan mempertanyakan kemungkinan kemunculan induk harimau. Namun korban menjawab dengan nada menantang bahwa meskipun induknya datang, ia tetap akan menyerang.

 

Diduga setelah kejadian tersebut, induk harimau muncul dan melakukan serangan terhadap korban. Beberapa hari kemudian, warga bersama aparat dan pawang melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, dengan hanya tersisa tulang belulang, yang saat ditemukan masih dijaga oleh seekor harimau di sekitar lokasi.

 

Pawang yang terlibat dalam proses evakuasi kemudian menyampaikan imbauan agar warga tidak mengganggu. Ia menyampaikan bahwa korban telah menjadi bagian dari kejadian alam tersebut dan meminta izin untuk membawa pulang sisa tulang belulang korban. Setelah pernyataan tersebut disampaikan, harimau dilaporkan menjauh dari lokasi.

 

Namun saat tulang belulang korban dibawa menuju pemukiman, harimau kembali terlihat mengikuti dari kejauhan. Pawang kembali mengucapkan kalimat serupa, meminta agar proses evakuasi dilanjutkan tanpa gangguan.

 

Setelah itu, harimau dilaporkan benar-benar meninggalkan lokasi.

Menurut penuturan pawang dan kepercayaan warga setempat, peristiwa ini diyakini terjadi akibat sikap takabur atau ucapan menantang yang disampaikan korban sebelumnya, sehingga memicu kemarahan satwa liar tersebut.

 

Pihak terkait mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan hutan, tidak bertindak agresif terhadap satwa liar, serta selalu mengedepankan keselamatan dan kearifan lokal guna menghindari kejadian serupa terulang kembali.

 

Editor : Ainon

Berita Terkait

Sholat Jumat Berjamaah hingga Jumat Curhat, Kapolres Langkat Bangun Dialog Langsung dengan Masyarakat Stabat
Kapolres Nganjuk Tekankan Keamanan Tahanan, Wakapolres Lakukan Kontrol Ruang dan Sistem Pengamanan
Dukung Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng Dampingi Program Ketahanan Pangan di Tanjunganom
Tim Gabungan Polres Lampung Tengah Tangkap Bandar Narkoba Bersenjata Api
Bikin Resah Warga, Pemilik Senpi Ilegal Ditangkap Polisi
Warga Lega, Polrestabes Medan Bongkar Sarang Narkoba dan Judi Online di Jermal
*Kapolres Pagar Alam Tinjau Langsung Pembangunan SMA Taruna Nusantara*
Patroli Cuaca Panas, Bhabinkamtibmas Brigadir Ikhsan Sisir Lahan Rawan Karhutla di Sungai Segajah Makmur.

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:52 WIB

Sholat Jumat Berjamaah hingga Jumat Curhat, Kapolres Langkat Bangun Dialog Langsung dengan Masyarakat Stabat

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:22 WIB

Kapolres Nganjuk Tekankan Keamanan Tahanan, Wakapolres Lakukan Kontrol Ruang dan Sistem Pengamanan

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:11 WIB

Dukung Asta Cita, Bhabinkamtibmas Polsek Warujayeng Dampingi Program Ketahanan Pangan di Tanjunganom

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:22 WIB

Tim Gabungan Polres Lampung Tengah Tangkap Bandar Narkoba Bersenjata Api

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:14 WIB

Warga Krueng Seumayam Tewas Diduga Diterkam Harimau, Warga Temukan Tinggal Tulang Belulang.

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Agro Indomas Menolak Perdamaian Saat Di Mediasi 

Jumat, 23 Jan 2026 - 20:02 WIB