Batam-Mitramabes.com Bupati Rohul, Anton, ST, MM, dan Bupati Rohil, Bistamam, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pembangunan Jembatan Cindur – Rantau Benuang Sakti (RBS).
Penandatanganan strategis ini dilakukan di sela-sela agenda Rakernas APKASI di Kota Batam, Senin (19/1/2026). Kesepakatan ini menjadi awal baru bagi konektivitas dua wilayah yang selama ini terpisah oleh batas alam sungai.
Pembangunan Jembatan Cindur – Rantau Benuang Sakti ini bukan sekadar urusan birokrasi. Bagi warga setempat, jembatan ini adalah solusi atas tingginya biaya transportasi yang selama ini membebani petani sawit dan pedagang.
Bupati Rohul Anton menegaskan bahwa proyek ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan di pelosok desa.
“Ini bukan hanya soal struktur beton dan baja, tapi urat nadi baru. Kita ingin masyarakat tidak lagi kesulitan mengangkut hasil usaha. Jika akses lancar, biaya angkut turun, maka kesejahteraan petani di Rohul dan Rohil otomatis akan naik,” ujar Bupati Anton dengan optimis.
Langkah besar ini turut dikawal oleh jajaran teknis dari kedua daerah. Kadis PUPR Rohul, Zulkifli, ST, dan Kadis PUPR Rohil, Khairul Fahmi, terlihat intens mendiskusikan detail pengerjaan agar proyek berjalan tepat waktu.
Selain sektor infrastruktur, pembangunan ini juga didukung oleh sektor informasi dan pertanian. Kehadiran Kadis Pertanian Rohul, Fisman Hendri, serta Kabid IKP Diskominfo Rohul, Dr. Rudi Fadrial, menunjukkan bahwa proyek ini adalah kerja kolaboratif demi kepentingan publik.
Bupati Anton menyadari bahwa pembangunan fasilitas publik tidak boleh terhambat oleh ego sektoral atau batas wilayah. Kolaborasi dengan Bupati Bistamam menjadi kunci percepatan pembangunan di perbatasan.
“Kami tidak ingin lagi melihat warga terhambat karena persoalan batas wilayah. Dengan Jembatan Cindur – Rantau Benuang Sakti, mobilitas barang dan jasa akan jauh lebih cepat,” tegas Anton.
Pasca penandatanganan MoU, Bupati Anton langsung menginstruksikan Dinas PUPR Rohul untuk segera menindaklanjuti aspek teknis di lapangan.
“Saya minta Dinas PUPR segera berkoordinasi intensif dengan tim dari Rohil. Masyarakat sudah menunggu lama, dan hari ini kita buktikan pemerintah hadir memberikan solusi nyata,” pungkasnya.***SHR









