Oknum Kepala Kampung Haji Pemanggilan Sering Menjual Nama Presiden Prabowo Subianto Mengakui Saudaranya dan Diduga Mark-Up Dan Manipulasi Anggaran Dana Desa Tahun 2023

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah Mitra Mabes.Com –  Dilansir dari pemberitaan Masyarakat Kampung Haji Pemanggilan Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung tanggal 16 Januari 2026. Jahri Effendi Sering Menjual Nama Presiden Prabowo Subianto dan Sering Mengaku Saudara Presiden Republik Indonesia, dan Diduga Sering Maruaf Dana Desa dan menipulasi SISKAUDES yang digelontorkan oleh Pemerintah Pusat untuk membangun dan memajukan desa, diduga malah diselewengkan oleh Oknum Kakam Haji Pemanggilan (Jefri Effendi), Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah.

Dari hasil investigasi awak media di lapangan, diperoleh informasi dan temuan bahwa dugaan penyalahgunaan anggaran tersebut dilakukan secara terstruktur, sistematis, masif dan terencana, mulai dengan melebih-lebihkan harga proyek jauh dari harga yang semestinya (Markup), hingga nekat memanipulasi anggaran proyek yang semestinya diperuntukkan bagi kemandirian pembangunan dan kemajuan desa.Alokasi dana desa (DD) yang tertulis dalam anggaran pengeluaran tahun 2023-2024 untuk Swasembada Pangan, diduga tidak sesuai realisasi dan diwarnai oleh berbagai manipulasi.

Anehnya secara administrasi pertanggungjawaban, beberapa dari program proyek tersebut malah dinyatakan telah selesai dilaksanakan padahal tidak sesuai dengan hasil temuan di lapangan.

Dari hasil penelusuran awak media, diduga pihak desa memang sengaja Memanipulasi serta Mark-Up data seolah-olah program tersebut telah sesuai dengan perencanaan, demi bisa meraup keuntungan untuk pribadi maupun kelompok.Dugaan kepala kampung Markup dan manipulasi laporan penggunaan dana desa tahun 2023-2024 dan melakukan penyelewengan dana desa serta melakukan praktik tindak pidana korupsi, hal tersebut terungkap saat salah tim investigasi bertandang ke rumah kepala kampung Haji Pemanggilan, Jumat 16 Januari 2026 sekiranya pukul 09.00 WIB Untuk Mengkonfirmasi penggunaan dana desa tahun 2023 dan 2024.

Adapun yang di Konfirmasi awak media, Untuk penggunaan dana desa tahun 2024.Peningkatan Produksi Peternakan (Alat Produksi dan Pengolahan Peternakan, Kandang dll) Namun Kepala Kampung Tidak Pernah ada dikantor ataupun dikediamannya hingga berita ini dimuat.

(Tim Liputan)

Berita Terkait

Dinkes Palas Gelar Bimtek Kelompok Kerja Operasional Posyandu.
Lapas Tebing Tinggi Laksanakan Pemeliharaan Senjata Api, Perkuat Keamanan dan Kesiapan Petugas.
Polres Lampung Tengah Pastikan Haul dan Harlah Ponpes Wali Songo Berjalan Aman dan Kondusif
Perangi Narkoba, Polsek Terusan Nunyai Ungkap Peredaran Sabu
Lombok Tengah – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik 17 januari 2026.
Ormas Bidik DPC Palas Surati PT. SSL Tentang Pembahasan Lahan.
Pulihkan Trauma Pasca Banjir,Aceh Orphans Center (AOC)Gelar Trauma Healing di Desa Buket Padang

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 10:00 WIB

Senin, 19 Januari 2026 - 09:11 WIB

Dinkes Palas Gelar Bimtek Kelompok Kerja Operasional Posyandu.

Senin, 19 Januari 2026 - 07:53 WIB

Polres Lampung Tengah Pastikan Haul dan Harlah Ponpes Wali Songo Berjalan Aman dan Kondusif

Senin, 19 Januari 2026 - 07:48 WIB

Perangi Narkoba, Polsek Terusan Nunyai Ungkap Peredaran Sabu

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:59 WIB

Lombok Tengah – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik 17 januari 2026.

Berita Terbaru

NASIONAL

Senin, 19 Jan 2026 - 10:00 WIB