TEBO // MBS — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tebo menggencarkan layanan jemput bola pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ke desa-desa pemekaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan data kependudukan sekaligus menjamin hak pilih warga pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026.
Melalui program tersebut, Disdukcapil Tebo turun langsung ke 15 desa pemekaran untuk melayani pencetakan e-KTP, khususnya bagi warga yang masih tercatat menggunakan alamat desa induk. Pilkades serentak di Kabupaten Tebo dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Tebo, Ali Bato, mengatakan bahwa pembaruan alamat e-KTP menjadi prioritas karena masih banyak warga desa pemekaran yang belum menyesuaikan data kependudukannya.
“Pada Juni 2026 Kabupaten Tebo akan melaksanakan Pilkades serentak. Desa-desa pemekaran yang warganya masih menggunakan KTP desa lama kita dorong untuk segera mencetak KTP dengan alamat desa baru agar hak pilih mereka tidak bermasalah,” ujar Ali Bato, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, pencetakan dilakukan dengan memutakhirkan data dari e-KTP lama ke alamat desa pemekaran. Seluruh proses pelayanan dilaksanakan langsung di desa untuk memudahkan masyarakat.
“Dari e-KTP lama kita cetak e-KTP dengan alamat desa yang baru atau desa pemekaran,” katanya.
Ali Bato memastikan ketersediaan blanko e-KTP dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung pelayanan massal tersebut. Jika stok menipis, pihaknya siap berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Dukcapil.
“Blanko e-KTP siap. Kalau nanti habis, kita tinggal menjemput ke Direktorat Jenderal Dukcapil,” ujarnya.
Kegiatan jemput bola ini telah dimulai sejak 13 Januari 2026. Tim Disdukcapil telah melayani warga di Desa Tegal Asri pada 13–14 Januari 2026 dan dilanjutkan ke Desa Perintis Makmur hingga Kamis (15/1/2026).
Menurut Ali Bato, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Namun, ia berharap para kepala desa pemekaran dapat terus mengimbau warganya yang belum memperbarui e-KTP agar memanfaatkan layanan tersebut.
“Kami menargetkan pencetakan KTP di 15 desa pemekaran ini rampung seluruhnya pada akhir April 2026,” katanya.
Untuk mempercepat pelayanan, Disdukcapil Tebo membagi petugas ke dalam tiga tim. Setiap tim beranggotakan 11 orang dan melayani desa yang berbeda, dengan pendampingan dari perangkat desa setempat.
“Dengan pembagian tim ini, kami optimistis seluruh warga desa pemekaran dapat terlayani tepat waktu sebelum Pilkades berlangsung,” pungkasnya. (Sch)
Editor : Socheh









