Riau-Mitramabes.com — Aksi Demonstrasi Jilid III yang digelar masyarakat Kecamatan Kubu dan Kecamatan Kubu Babussalam akhirnya membuahkan hasil. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyepakati tuntutan masyarakat terkait perbaikan Jalan Lintas Kubu, salah satu akses vital warga di wilayah operasional industri migas tersebut.
Kesepakatan itu dituangkan dalam nota perjanjian tertulis dan ditandatangani oleh perwakilan PT PHR, Kapolsek Kubu, Koordinator Umum Aksi Jilid III, serta perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, bertempat di Pinang GS pada Kamis, 8/1/2026 sekira Pukul 14.30 WIB

Koordinator Umum Aksi Jilid III, Zamzami alias Unggal, secara terbuka membacakan dan menyampaikan isi nota kesepakatan di hadapan ribuan massa aksi. Hal itu dilakukan agar seluruh poin perjanjian disaksikan langsung oleh masyarakat sebagai bentuk transparansi dan komitmen bersama.
Dalam nota kesepakatan tersebut, PT PHR menyatakan komitmennya untuk melakukan perbaikan Jalan Lintas Kubu secara bertahap, dengan rincian:
– Tahun 2026: perbaikan sepanjang 7 kilometer
– Tahun 2027: perbaikan sepanjang 4 kilometer
– Tahun 2028: perbaikan sepanjang 4 kilometer
Total perbaikan jalan yang disepakati mencapai 15 kilometer.
Zamzami menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan hasil perjuangan panjang masyarakat yang selama bertahun-tahun terdampak kerusakan jalan akibat aktivitas industri di wilayah tersebut.
Ia menekankan bahwa masyarakat akan mengawal penuh realisasi perjanjian agar tidak berhenti sebatas dokumen administratif.
“Apa yang ditandatangani hari ini adalah komitmen terbuka di hadapan masyarakat. Kami akan mengawalnya sampai benar-benar terealisasi,” tegas Zamzami di lokasi aksi.
Selain itu, Zamzami juga menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Resor Rokan Hilir, khususnya Kapolsek Kubu AKP Rudi Artono Sitinjak, SH, beserta jajaran, yang dinilai telah menjalankan tugas pengamanan secara profesional sehingga aksi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Aksi Demonstrasi Jilid III ini menjadi penanda penting bagi masyarakat Kubu dan Kubu Babussalam dalam memperjuangkan hak atas infrastruktur yang layak, sekaligus menjadi sorotan terhadap tanggung jawab sosial perusahaan migas nasional yang beroperasi di daerah.
(Tim Liputan Mitramabes Riau)










