Aceh Utara – Mitra mabes.com
Setelah banjir bandang melanda beberapa minggu yang lalu,kepala sekolah dan para dewan guru serta komite sekolah bergotong royong membersihkan rumah sekolah yang terdampak yang berlokasi di desa simpang tiga. Kegiatan pembersihan ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi sekolah yang rusak dan mempersiapkan proses belajar mengajar kembali.
yang di instruksikan oleh kemenag pada tanggal 5/1/2026 mendatang.
Kegiatan pembersihan ini dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah Sanusi, S.Pd dan para dewan guru salah satu diantaranya adalah Azhari, S.HI, dan komite sekolah Usman(cek man) bekerja sama membersihkan ruang kelas, lapangan, dan fasilitas sekolah lainnya di bantu dengan excavator bantuan langsung dari kemenag Aceh Utara untuk yang terkena lumpur dan sampah yang di laksanakan pada hari Jum’at pagi 2/1/2026
banyak peralatan sekolah yang terdampak seperti bangku dan meja belajar siswa/siswi yang rata rata rusak parah,buku sekaligus juga kursi dan meja para guru juga termasuk rusak parah karena simpang tiga termasuk daerah paling parah terdampak banjir

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu membersihkan sekolah kami. Kami berharap proses belajar mengajar dapat segera kembali normal,saya berharap semoga nanti pada hari Senin tanggal 5/1/2026 anak anak didik kami di MIN 18 AUT bisa masuk sekolah walaupun tanpa baju seragam,tanpa sepatu dan perlengkapan alat tulis” kata Kepala Sekolah.
Pembersihan rumah sekolah ini merupakan salah satu upaya untuk memulihkan kondisi pasca bencana dan memberikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa/siswi madrasah ibtidaiyah negeri 18 AUT di desa Simpang Tiga kecamatan langkahan kabupaten Aceh Utara.”tutup nya”.
(pak nek)










