Mediasi Jalan Kubu Buntu, Warga Tolak Tawaran PHR

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau, Mitramabes.com – Upaya mediasi antara masyarakat Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam dengan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) yang difasilitasi Wakil Bupati Rokan Hilir, Jhony Charles BBA MBA, belum membuahkan hasil.

 

Pertemuan yang digelar pada Jumat (19/12/2025) itu berakhir tanpa kesepakatan setelah berlangsung selama lebih dari enam jam.

 

Mediasi yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB tersebut membahas tuntutan warga terkait kerusakan Jalan Lintas Kubu sepanjang kurang lebih 20 kilometer. Jalan itu dinilai rusak parah dan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi serta mobilitas masyarakat.

Dalam forum tersebut, pihak PHR menyampaikan belum sanggup memenuhi tuntutan pembangunan jalan secara menyeluruh.

 

Perusahaan hanya menyatakan kesiapan melakukan perawatan sekitar 30 persen dari total ruas jalan yang rusak, serta menawarkan pembangunan sepanjang empat kilometer yang direncanakan pada tahun 2026.

 

Tawaran tersebut langsung ditolak oleh perwakilan masyarakat. Warga bersikukuh meminta pembangunan minimal sepuluh kilometer jalan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan atas aktivitas operasionalnya di wilayah mereka.

 

Situasi sempat memanas ketika perwakilan PHR menyampaikan bahwa kerusakan jalan juga dipengaruhi oleh kendaraan over dimension over load (ODOL). Pernyataan itu memicu reaksi keras dari warga yang menilai alasan tersebut tidak menjawab tuntutan utama masyarakat.

 

Warga juga mempertanyakan klaim PHR yang menyebut telah berkontribusi membangun jalan sepanjang 24 kilometer. Menurut mereka, pembangunan tersebut mayoritas berada di wilayah Bangko Pusako dan tidak dirasakan langsung oleh masyarakat Kubu dan Kubu Babussalam.

 

“Kami butuh pembangunan, bukan perawatan,” tegas Randi Maulana, salah satu perwakilan warga dalam mediasi tersebut.

 

Hingga mediasi berakhir pada malam hari, belum ada titik temu antara kedua belah pihak. Pemerintah daerah berencana mencari langkah lanjutan agar persoalan infrastruktur yang menjadi tuntutan masyarakat dapat segera ditangani.

 

(Tim Liputan Mitramabes Riau)

Berita Terkait

Gaspol Kasi Humas Polres Pagar Alam Raih Peringkat Kedua Polres Jajaran Unggul dalam Keaktifan Pelaporan Media Online Terintegrasi
KAWAT Terima Kunjungan Advokat M. Agustoni Hot, Dorong Kolaborasi Wujudkan Masyarakat Sadar Hukum
KAJATI SUMATERA UTARA LANTIK ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS DAN ASISTEN PEMULIHAN ASSET HINGGA KAJARI MEDAN
Cegah Galian C Ilegal, Polres Sergai Pasang Spanduk Himbauan dan Intensifkan Patroli di Bantaran Sungai Ular
Kades Tanjung Medang Saipul Pimpin Langsung Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kasi Pelayanan Admin 30 Januari 2026.
Kapolsek Pagar Alam Utara Amankan Pelaku Pencurian Motor
Pasca Bencana Longsor Jalinsum BPBD dan Sekda Palas pantau terus Perkembangannya.
Pemkab Palas Tanggap Menangani Bencana Longsor Jalinsum Di Desa Siraisan.

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:59 WIB

KAWAT Terima Kunjungan Advokat M. Agustoni Hot, Dorong Kolaborasi Wujudkan Masyarakat Sadar Hukum

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:30 WIB

KAJATI SUMATERA UTARA LANTIK ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS DAN ASISTEN PEMULIHAN ASSET HINGGA KAJARI MEDAN

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:23 WIB

Cegah Galian C Ilegal, Polres Sergai Pasang Spanduk Himbauan dan Intensifkan Patroli di Bantaran Sungai Ular

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:24 WIB

Kades Tanjung Medang Saipul Pimpin Langsung Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kasi Pelayanan Admin 30 Januari 2026.

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:18 WIB

Kapolsek Pagar Alam Utara Amankan Pelaku Pencurian Motor

Berita Terbaru