Bupati Humbang Hasundutan Tekankan Penguatan Rekrutmen dan Keaktifan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional.

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Humbahas- Mitramabes.com.

Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH memimpin dan memberikan bimbingan serta arahan pada kegiatan Forum Komunikasi, Pemutakhiran Data PBPU Pemda dan Rekonsiliasi Iuran Wajib (IW) Pemerintah Daerah Kabupaten Humbang Hasundutan Tahun 2025, yang dilaksanakan di ruang rapat Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul, Selasa, 16 Desember 2025.

Forum ini dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, Plt. Kadis Kesehatan Alexander Gultom, Direktur RUSD dr. Tiar Sihombing, Ka Bapelitbangda Pahala Lumban gaol, Plt Ka BPKPD Resva Panjaitan, Plt. Kadis PMDP2A Indrawati Purba, Kadis Dukcatpil Jara Trisepto Lumbantoruan, Kepala BPJS Kesehatan Doloksanggul Susan Sitompul.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH menyampaikan bahwa capaian kepesertaan JKN di Kabupaten Humbang Hasundutan hingga 1 Desember 2025 telah mencapai 98,75 persen atau sebanyak 209.044 jiwa, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 82,21 persen, melampaui target nasional tahun 2025. Capaian ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan agar dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Fokus pembahasan dalam forum ini meliputi penguatan rekrutmen peserta baru, peningkatan cakupan kepesertaan, serta optimalisasi keaktifan peserta JKN. Upaya rekrutmen peserta diharapkan dilakukan secara terintegrasi melalui pemetaan data yang akurat dan strategi jemput bola di tingkat desa dan kegiatan masyarakat.

Selain itu, pemutakhiran data kepesertaan secara rutin dinilai penting untuk memastikan kepesertaan JKN tepat sasaran. Seluruh perangkat daerah didorong untuk memandang JKN sebagai kebutuhan mendasar masyarakat, bukan sekadar pemenuhan target administratif. Peran sektor ketenagakerjaan dan pelaku usaha juga menjadi perhatian dalam memastikan pekerja formal terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU).

Melalui forum komunikasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarinstansi, percepatan penyelesaian permasalahan, serta lahirnya inovasi dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan JKN di Kabupaten Humbang Hasundutan. Kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, mudah diakses, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Dalam pemaparannya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sibolga, Rita Masyita Ridwan menyampaikan berbagai informasi strategis terkait optimalisasi layanan BPJS Kesehatan, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan berkualitas.

Dalam rangka meningkatkan keaktifan peserta, forum ini juga menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada masyarakat terkait kepatuhan pembayaran iuran dan pemahaman manfaat JKN. Dengan status kepesertaan yang aktif, masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara optimal.

[ Editor- Smarth ]

Berita Terkait

Masyarakat Menantikan Hasil Laboratorium Mengenai Limbah Dua Kilang Ubi yang Diduga Mencemari Aliran Parit Hingga Sungai Liberia.
Sahrial Sekretaris Gapoktan Desa Sukadame Berbohong Ketika Dikonfirmasi Mengenai Oplah Sawah Non Rawa.
Masyarakat Petani Desa Pematang Guntung Keluhkan Sawah yang Kering Karena Tidak Optimalnya Irigasi yang Sudah Ada.
Izin Kilang Ubi yang Diduga Menyebabkan Pencemaran di Sungai Liberia Dipertanyakan Publik.
Kades Desa Simpang Empat Enggan Bersuara Ketika Dikonfirmasi Terkait Polemik Limbah Kilang Ubi.
Muliono Kades Sei Rejo Diduga Berbohong Ketika Ditanya Mengenai Perkembangan Masalah Penutupan Saluran Aliran Irigasi.
Masyarakat Petani Sei Rejo Berharap Kades Segera Mengambil Tindakan Tegas dan Konkret Dalam Masalah Penutupan Saluran Aliran Irigasi.
Dihadiri Walikota Medan Rico Waas, Keluarga Besar Antonius Tumanggor Gelar Open House & Rayakan HUT Bersama.

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:27 WIB

Masyarakat Menantikan Hasil Laboratorium Mengenai Limbah Dua Kilang Ubi yang Diduga Mencemari Aliran Parit Hingga Sungai Liberia.

Jumat, 30 Januari 2026 - 11:12 WIB

Sahrial Sekretaris Gapoktan Desa Sukadame Berbohong Ketika Dikonfirmasi Mengenai Oplah Sawah Non Rawa.

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:38 WIB

Masyarakat Petani Desa Pematang Guntung Keluhkan Sawah yang Kering Karena Tidak Optimalnya Irigasi yang Sudah Ada.

Sabtu, 24 Januari 2026 - 10:13 WIB

Izin Kilang Ubi yang Diduga Menyebabkan Pencemaran di Sungai Liberia Dipertanyakan Publik.

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:31 WIB

Kades Desa Simpang Empat Enggan Bersuara Ketika Dikonfirmasi Terkait Polemik Limbah Kilang Ubi.

Berita Terbaru