Kembali Jadi Sorotan, Dugaan Bantuan Pemerintah Tidak Tepat Sasaran di Desa Sumberejo, Way Jepara

Senin, 15 Desember 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur Mitra Mabes.Com – Dugaan bantuan pemerintah yang tidak tepat sasaran kembali mencuat di Desa Sumberejo, Dusun 1, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur. Kali ini menimpa pasangan suami istri Bahrudin dan Yati, warga yang tergolong tidak mampu namun diduga belum pernah merasakan bantuan sosial sebagaimana mestinya.

Saat awak media mendatangi kediaman pasangan tersebut, Bahrudin dan Yati mengaku hidup dalam keterbatasan ekonomi. Kondisi rumah yang sederhana serta penghasilan yang tidak menentu menjadi gambaran nyata kehidupan mereka sehari-hari.

“Kami ini orang tidak mampu, tapi sampai sekarang belum pernah menerima bantuan pemerintah,” ujar Bahrudin dengan nada penuh harap.

Ironisnya, menurut keterangan warga sekitar, terdapat dugaan bahwa bantuan sosial di desa tersebut justru diterima oleh warga yang dinilai masih mampu secara ekonomi. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar terkait proses pendataan dan penyaluran bantuan yang seharusnya mengedepankan asas keadilan dan transparansi.

Masyarakat berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi terkait dapat segera melakukan evaluasi dan verifikasi ulang data penerima bantuan sosial agar tepat sasaran. Selain itu, warga juga meminta adanya keterbukaan informasi publik terkait mekanisme dan daftar penerima bantuan.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang agar bantuan pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan, serta tidak menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak Pemerintah Desa Sumberejo dan instansi terkait guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan resmi demi keberimbangan pemberitaan.

Bersambung…

Pewarta:Mat gebu

Berita Terkait

Kapolsek Bontomatene Temui Langsung Kades Tanete, Klarifikasi Isu Illegal Fishing Pantai Timur Yang Beredar di Medsos
Ikuti Sosialisasi di Polda Sulsel, Kapolres Selayar Perintahkan Anggota Dalami KUHP 2023 dan KUHAP 2025
Bersama Tiga Pilar, Babinsa, Kopda Frengki Suwito., Bhabinkamtibmas, Aipda Azis Muslim, Pj, penghulu, Jeprianto, dalam rangka sosialisasi pencegahan rawan kebakaran.
Bersama Tiga Pilar, Babinsa, Kopda Frengki Suwito., Bhabinkamtibmas, Aipda Azis Muslim, Pj, penghulu, Jeprianto, dalam rangka sosialisasi pencegahan rawan kebakaran.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Yasir Asromi selaku Sekretaris DPRD Lampung Tengah
Gaspol Kasi Humas Polres Pagar Alam Raih Peringkat Kedua Polres Jajaran Unggul dalam Keaktifan Pelaporan Media Online Terintegrasi
KAWAT Terima Kunjungan Advokat M. Agustoni Hot, Dorong Kolaborasi Wujudkan Masyarakat Sadar Hukum
KAJATI SUMATERA UTARA LANTIK ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS DAN ASISTEN PEMULIHAN ASSET HINGGA KAJARI MEDAN

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:24 WIB

Kapolsek Bontomatene Temui Langsung Kades Tanete, Klarifikasi Isu Illegal Fishing Pantai Timur Yang Beredar di Medsos

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:10 WIB

Ikuti Sosialisasi di Polda Sulsel, Kapolres Selayar Perintahkan Anggota Dalami KUHP 2023 dan KUHAP 2025

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:54 WIB

Bersama Tiga Pilar, Babinsa, Kopda Frengki Suwito., Bhabinkamtibmas, Aipda Azis Muslim, Pj, penghulu, Jeprianto, dalam rangka sosialisasi pencegahan rawan kebakaran.

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:40 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Yasir Asromi selaku Sekretaris DPRD Lampung Tengah

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:42 WIB

Gaspol Kasi Humas Polres Pagar Alam Raih Peringkat Kedua Polres Jajaran Unggul dalam Keaktifan Pelaporan Media Online Terintegrasi

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Klarifikasi Pemberitaan SPBU 65.783.01 Rasau Jaya

Rabu, 4 Feb 2026 - 20:24 WIB