Jadikan Jurnalis Bermanfaat pada Korban Banjir, Forwaka Sumut Bentuk Relawan Peduli Bencana

Minggu, 30 November 2025 - 21:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN MBS Com. Pengurus Forum Wartawakan Kejaksaan Sumatera Utara (Forwaka Sumut), Jumat (28/11/2025) membentuk Relawan Peduli Bencana dinamakan Relawan Forwaka Sumut PEDULI BENCANA.

Relawan Forwaka Sumut PEDULI BENCANA dipimpin Koordinator nya Supardi yang merupakan Jurnalis yang juga Pimpinan Umum media suaraperjuangan.id yang juga menjabat Wakil Sekretaris Forwaka Sumut.

Dalam pembentukan Relawan Forwaka Sumut PEDULI BENCANA, Pengurus Forwaka Sumut mendonasikan Rp. 20 juta sebagai dana awal dalam pendistribusian bantuan korban bencana beberapa Kabupaten dan Kota yang terdampak banjir di Sumatera Utara.

Kepada awal media, Minggu (30/11/2025) Ketua Forwaka Sumut diwakili Sekretaris T Andry Pratama SPd mengatakan, pembentukan Relawan Peduli Bencana atas realita parahnya dampak bencana banjir akibat curah hujan tinggi dan rusaknya ekologi di Sumut.

“Curah hujan tinggi akibatkan banjir, diperparah rusaknya hutan di Sumut. Dampaknya luar biasa pada korban banjir yang angka saat ini 303 jiwa meninggal dan ratusan korban masih hilang,” tegas CEO Media lensamata.id dan postsumatera.id ini.

Dipaparkan Pengusaha Perusahaan Pers muda ini, Relawan Forwaka Sumut PEDULI BENCANA dimaksudkan memfasilitasi kawan kawan jurnalis tergabung di Forwaka Sumut dan Forwaka Kabupaten/Kota serta Mitra Kerja dan Relasi dalam menyalurkan bantuannya.

Selain itu, langkah investigatif reporting atas salah satu penyebab parahnya banjir akibat dugaan penebangan hutan dan aksi penggundulan hutan dari segi lain akan menjadi konsen Relawan Peduli Bencana itu.

“Kami juga akan melakukan investigatif reporting dalam dugaan faktor lain penyebab bencana akibat tata kelola hutan yang awut awutan dan serampangan serta sebab-sebab lain dengan disajikan objektif berdasarkan informasi dan narasumber yang akurat sesuai kaidah pers, UU Pokok Pers dan kode etik jurnalistik,” tegasnya.

Selain itu Relawan Peduli Bencana bentuka Forwaka Sumut, jabarnya, akan berupaka menghimbun keterangan ahli dan akademisi yang mengedepankan mitigasi guna mencegah bencana serupa berulang yang akan disajikan dalam karya jurnalistik yang diharapkan menjadi masukan pemerintah kedepannya.

Andry juga atas tragedi bencana alam di Sumut ini diharapkan, Pemerintah, DPR dan Aparat Penegak Hukum melakukan kajian dan investigasi agar terang dan jelas penyebab bencana banjir Sumut ini.

“Harapan kami, mitigasi pemerintah, DPR dan APH diharapkan dilaksanakan yang sebelumnya harus dilakukan pengusutan menyeluruh atas peristiwa bencana yang merenggut ratusan jiwa meninggal dan hilang serta miliran rupiah kerugian lain,” terangnya.

T Andry Pratama mengucapkan duka mendalam pada korban meninggal akibat bencana dengan doa semoga mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan korban selamat diharapkan bersabar atas cobaan ini.

Dia mengajak, para pengruus dan anggota Forwaka Sumut dan Kabupaten/ Kota, Mitra Kerja dan Relasi, saling bahu membahu dalam membantu korban bencana. “Mari kira bermanfaat untuk orang lain,” pungkasnya.

Terpisah, Supardi Koordinator Relawan Forwaka Sumut PEDULI BENCANA mengatakan kesiapannya dalam menjalan amanah pengurus perkumpulan Jurnalis yang per pos liputan di Kejaksaan Tinggi Sumut ini.

“Kami Relawan Peduli Bencana siap menjalankan tugas. Kami harapkan dukungan semua pihak. Kami yakin Kajati Sumut dan para Kajari di Sumut bersama jajarannya, mitra kerja dan relasi mendukung kegiatan sosial ini,” katanya.

Supardi mengatakan, Relawan Peduli Bencana ini didukung Kajati Sumut Dr Harli Siregar SH MHum, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Sumut H Farianda Putra Sinik SE dan Ketua SMSI Sumut J Eris Napitupulu serta Anggota DPRD Medan Dr Drs Muslim Harahap MSP.

Sebagaimana diketahui Banjir Bandang melanda Provinsi Sumut. Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi daerah terparah dampak banjir, disusul Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kota Medan, Kabupaten Langkat dan daerah lain.

Dilansir media, 303 korban meninggal dan ratusan korban hilang di Provinsi Sumut. Dampak banjir menghancurkan rumah, sarana umum dan lainnya, akibat banyaknya batang kayu yang dihanyutkan air menghantam rumah dan sarana umum. Kaperwil ( Junaidi Ginting )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pangdam XXI/Radin Inten Hadiri Acara Puncak Hut Ke-80 Korps Marinir
Dana Desa Sudah Ada, Tapi Tidak Ada Tanda Kerja – Kadus Kata Kendala Hibah, Warga Minta Bupati & Polisi Turun Tangan
Dana Tanam Jagung 1 Hektar & Beli Sapi Menjadi Sorotan : Minta Bupati, Inspektorat, Kejaksaan & Kapolres Segera Turun Tangan!
Danrem 043/Garuda Hitam Hadiri Rangkaian Peringatan HUT Ke-80 Korps Marinir di Marines ECO Park Brigif 4 Marinir/BS
Suara Kritis dari Sesama Perangkat Desa: Uang Sebesar Itu Harusnya Bermanfaat untuk Warga – Minta Camat Tidak Setujui & Bupati Pertimbangkan Kembali
Bhabinkamtibmas dan Babinsa Gerak Cepat Pantau Desa Terdampak Banjir di Pantai Cermin Sergai
Peduli Banjir, Polres Tebing Tinggi Salurkan Bantuan Makanan untuk Warga Terdampak
Polres Lampung Tengah Gelar Apel Siaga dan Patroli KRYD Akhir Pekan, Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 21:02 WIB

Jadikan Jurnalis Bermanfaat pada Korban Banjir, Forwaka Sumut Bentuk Relawan Peduli Bencana

Minggu, 30 November 2025 - 20:07 WIB

Pangdam XXI/Radin Inten Hadiri Acara Puncak Hut Ke-80 Korps Marinir

Minggu, 30 November 2025 - 17:43 WIB

Dana Desa Sudah Ada, Tapi Tidak Ada Tanda Kerja – Kadus Kata Kendala Hibah, Warga Minta Bupati & Polisi Turun Tangan

Minggu, 30 November 2025 - 17:33 WIB

Dana Tanam Jagung 1 Hektar & Beli Sapi Menjadi Sorotan : Minta Bupati, Inspektorat, Kejaksaan & Kapolres Segera Turun Tangan!

Minggu, 30 November 2025 - 17:16 WIB

Danrem 043/Garuda Hitam Hadiri Rangkaian Peringatan HUT Ke-80 Korps Marinir di Marines ECO Park Brigif 4 Marinir/BS

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Bupati Humbang Hasundutan: Bencana Alam Derita Kita Bersama

Minggu, 30 Nov 2025 - 19:37 WIB