MITRAMABES.COM// Palembang – Ketua Lembaga Pemberantas Korupsi dan Penyelamat Indonesia (LPKPI) Sumatera Selatan, Yudha Loobay, melontarkan kritik keras sekaligus kecaman terbuka terhadap di duga anggota DPRD Muara Enim yang videonya beredar luas tengah asyik menyawer biduan di atas panggung,Minggu(30/11/2025).
Menurut Yudha Loobay, aksi tersebut bukan sekadar tindakan tidak pantas, melainkan bentuk pelecehan terhadap etika jabatan, penghinaan terhadap rasa keadilan publik, dan bukti nyata rendahnya kepedulian seorang wakil rakyat terhadap keadaan masyarakat yang sedang kesulitan.
“Di saat masyarakat Muara Enim masih berjuang dengan berbagai kesulitan ekonomi, infrastruktur dasar yang belum merata, serta pelayanan publik yang jauh dari ideal, anggota dewan malah mempertontonkan aksi saweran seperti tidak punya empati sama sekali, Ini benar-benar memalukan dan mencoreng martabat lembaga DPRD,” tegas Yudha Loobay.
Yudha Loobay menambahkan, perilaku tersebut menggambarkan bahwa sebagian pejabat lebih sibuk mencari hiburan daripada menjalankan amanah rakyat.
“Jika masih ada anggota dewan yang lebih memilih bersenang-senang di atas panggung daripada turun melihat kondisi rakyatnya, itu tanda jelas bahwa mental pejabat tersebut tidak layak berada di kursi legislatif,” ujarnya.
Yudha Loobay juga menuntut Badan Kehormatan DPRD Muara Enim untuk segera memanggil dan memeriksa anggota dewan yang bersangkutan. Menurutnya, tindakan tegas merupakan keharusan agar publik tidak melihat lembaga legislatif sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang kebal kritik dan kebal etika.
“Kami tidak ingin DPRD menjadi panggung hiburan para pejabat. Rakyat butuh wakil yang bekerja, bukan yang memamerkan uang di depan biduan. Bila tidak mampu menjaga diri dan menjaga marwah jabatan, maka lebih baik mundur,” kata Yudha.
Yudha Loobay menutup pernyataannya dengan mengingatkan seluruh pejabat publik bahwa masa sekarang bukan lagi zaman rakyat bisa dibohongi dengan seremonial atau pencitraan kosong.
“Rakyat Muara Enim sedang membutuhkan bantuan dan perhatian. Jangan sampai mereka melihat wakilnya justru sibuk bersenang-senang, Tindakan ini tidak bisa ditoleransi. Kami, LPKPI Sumsel, akan terus mengawal dan menekan agar ada sanksi nyata,” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Muara Enim saat dikompirmasi awak media melalui whatshaap mengatakan”Kalu bersifat pribadi tentu itu urusan pribadi”Tutupnya.(TEAMSUS JHONY).











