DPRK Komisi C Kawal Dampak PLTA Peusangan,Yuska Masudi,Tegaskan Keberpihakan ke Rakyat

Senin, 8 September 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon.– MBS

Suara rakyat kembali menggema di tepian Sungai Peusangan. Wakil ketua  Komisi C DPRK Aceh Tengah, menegaskan bahwa pembangunan besar seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Peusangan tidak boleh berjalan dan abaikan tanpa keberpihakan yang jelas terhadap masyarakat setempat yang terdampak.

Pernyataan itu ia sampaikan saat mengikuti kegiatan monitoring bersama Ketua DPRK Fitriana Mugie, Wakil Ketua I H. Hamdan, SH, dan rombongan Komisi C pada Senin (08/09/2025). Monitoring ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi mahasiswa dan masyarakat peduli lingkungan yang sebelumnya mengadukan berbagai persoalan di lapangan.

“Kami menerima banyak keluhan dari warga mengenai akses jalan, lahan, hingga kondisi lingkungan sekitar proyek. Aspirasi itu tidak cukup hanya didengar, tetapi harus direspons dengan tindakan nyata,” ujar
Wakil ketua komisi c Yuska masudi A.Md

Menurutnya, pembangunan strategis nasional seperti PLTA Peusangan memang penting untuk menopang ketahanan energi. Namun, hal itu harus berjalan seimbang dengan kepentingan masyarakat lokal yang kehidupannya bertumpu pada lahan pertanian dan aliran sungai ianya menekankan agar hasil monitoring ini tidak berhenti pada catatan kunjungan semata, melainkan ditindaklanjuti dengan rekomendasi resmi DPRK kepada pemerintah daerah dan pihak perusahaan.

“Komisi C akan menyusun catatan kritis. Kami ingin memastikan ada kejelasan kompensasi, perbaikan akses jalan, serta pengelolaan lingkungan yang benar-benar berpihak pada rakyat,” tambahnya.

Turut hadir dalam rombongan monitoring tersebut Ketua Komisi C Wahyudin, Wakil Ketua Yuska Mashudi, serta anggota komisi lainnya: Fauzan, Ikhsanuddin, Jihar Firdaus, dan Seven Cibro Kobat.

Dengan langkah ini, DPRK Aceh Tengah menegaskan komitmennya: memastikan pembangunan PLTA Peusangan tidak hanya menghadirkan energi bagi negeri, tetapi juga keadilan bagi masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Berita Terkait

Integritas Jadi Pondasi, Lapas Banyuasin Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama.
Cegah DBD Sejak Dini, Lapas Kelas IIA Banyuasin Laksanakan Pemantauan Jentik Nyamuk.
Remaja 17 Tahun Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga
MBK Ventura Edukasi Warga Kemuning Soal Keuangan, Sekaligus Bagi 45 Tong Sampah Pilah
jalan yang melintasi halaman sekolah, AMUNISI Nilai Kadis dikbud Banyuasin Mendahului Perintah Bupati.
Keberadaan Dua Kilang Ubi di Desa Simpang Empat Banyak Dikeluhkan Warga.
Heri Ketua P3A Desa Pematang Guntung Diduga Berbohong Ketika Dikonfirmasi Mengenai Kegiatan Fisik Oplah Non Rawa.
Dari Irigasi ke Harapan Hijau, TNI Dan Warga Bukit Baru Menanam Masa Depan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:07 WIB

Integritas Jadi Pondasi, Lapas Banyuasin Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama.

Rabu, 4 Februari 2026 - 01:30 WIB

Cegah DBD Sejak Dini, Lapas Kelas IIA Banyuasin Laksanakan Pemantauan Jentik Nyamuk.

Kamis, 29 Januari 2026 - 17:40 WIB

Remaja 17 Tahun Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Warga

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:21 WIB

MBK Ventura Edukasi Warga Kemuning Soal Keuangan, Sekaligus Bagi 45 Tong Sampah Pilah

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:32 WIB

jalan yang melintasi halaman sekolah, AMUNISI Nilai Kadis dikbud Banyuasin Mendahului Perintah Bupati.

Berita Terbaru