OKI Mitramabes.Mbs — Upaya PLN UID Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (S2JB) untuk meningkatkan layanan listrik bagi masyarakat kembali ditunjukkan.
Pada Kamis (28/8), Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, SH, MH meresmikan beroperasinya Automatic Voltage Regulator (AVR) 10 MVA di Desa Siju Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.
Perbaikan ini memberikan dampak langsung bagi ribuan pelanggan PLN di Tulung Selapan, Kabupaten OKI yang selama ini kerap mengalami masalah tegangan rendah.
General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menyampaikan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen PLN dalam menjawab kebutuhan masyarakat tidak hanya dalam hal membangun kelistrikan namun juga menjaga kualitas dan kestabilan tegangan.
“AVR Siju ini ibarat penjaga tegangan yang bekerja 24 jam. Dengan beroperasinya peralatan ini, listrik yang mengalir ke Tulung Selapan lebih stabil dan andal. Ini adalah wujud nyata PLN hadir untuk negeri, khususnya masyarakat di pelosok Sumatera Selatan,” ujar Adhi.
Gubernur Sumsel, H. Herman Deru, menilai kehadiran AVR Siju merupakan langkah heroik PLN dalam memperjuangkan hak masyarakat untuk mendapatkan listrik yang baik dan andal.
“Kalau sebelumnya hanya sekitar 133 sampai 160 volt, sekarang 220 volt. Ini artinya kulkas dingin, mesin laundry jalan, usaha kuliner lancar,” ucap Gubernur Deru.
Kehadiran infrastruktur kelistrikan ini menjadi harapan baru bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan listrik yang lebih stabil, andal, dan merata.
“AVR ini sangat berarti karena mampu memperbaiki tegangan dari rata-rata 160 volt menjadi 220 volt. Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas ini, karena manfaatnya sangat besar bagi kita semua,” Pesan Herman Deru.
Kehadiran AVR ini jelas Deru bentuk keadilan energi bagi masyarakat yang berada di pelosok, termasuk Tulung Selapan, agar menikmati keandalan listrik seperti di perkotaan.
“Namun keandalan jaringan tidak hanya tugas PLN, melainkan juga partisipasi masyarakat. Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menjaga jaringan listrik, misalnya dengan memangkas pohon dan ranting agar tidak menyentuh kabel, karena 90% gangguan listrik berasal dari pohon,” tutup Herman Deru.
TIM MBS AR