Wujud Toleransi, Pecalang Hindu dan Polisi Bersinergi Amankan Sholat Idul Fitri di Lampung Tengah

Senin, 31 Maret 2025 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah Mitra Mabes.Com – Wujud toleransi antarumat beragama semakin terlihat di Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam momen Hari Raya Idul Fitri 1446 H, para pecalang umat Hindu turut serta bersama anggota Kepolisian, mengamankan dan menjaga kelancaran pelaksanaan Sholat Ied yang digelar di sejumlah masjid atau lapangan terbuka di wilayah Lampung Tengah.

Pecalang adalah sebutan untuk petugas keamanan adat Bali yang berperan menjaga ketertiban selama perayaan keagamaan.

Namun, kali ini mereka turut serta dalam pengamanan Hari Raya Idul Fitri sebagai bentuk solidaritas dan toleransi antarumat beragama, seperti yang dilakukan oleh para pecalang di wilayah hukum Polsek Seputih Raman.

Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M pun turut mengapresiasi kegiatan ini.

Ia menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan yang harus dijaga bersama.

“Kehadiran pecalang Hindu dalam pengamanan sholat Idul Fitri ini menjadi simbol bahwa di tengah perbedaan, masyarakat Lampung Tengah tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan,” kata Kapolres saat di konfirmasi, Senin (31/3/25).

“Ini adalah salah satu contoh konkret bagaimana umat beragama yang berbeda dapat bekerja sama demi terciptanya keamanan dan kedamaian. Kami berharap semangat toleransi ini bisa terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ungkapnya.

Usai sholat Idul Fitri, acara dilanjutkan dengan kegiatan halal bihalal, di mana para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan aparat Kepolisian saling bermaafan sebagai bagian dari tradisi Lebaran, mempererat hubungan sosial dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

(Trimo Riadi)

Berita Terkait

Program Pojok Baca Dipertanyakan Ada Apa Dengan BKK ?
Korban Banjir Aceh Timur Kecewa, Pembangunan Huntara yang Ditunggu-tunggu Ditunda   Rumah Hanyut Sejak November, Keluarga Terpaksa Mengungsi di Rumah Mertua
Perkuat Sinergi Kemaslahatan Umat, BAZNAS Tebo Terima Kunjungan Lapas Muara Tebo
Kuasa Hukum Mahruzar Desak Polda Sumut Percepat Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Tambak
Diduga Menyalahgunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD)Guna Aktivitas Judi Online Camat Medan Maimun Almuqarrom Natapradja Akhirnya Resmi Diberhentikan Dari Jabatannya.
Berikan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Pemkab Bantaeng Raih UHC Award
Wabup Tebo Nazar Efendi, S.E, M.Si Serahkan Bantuan Program S4 Genting untuk Keluarga Anak Berisiko Stunting
Bantaeng Raih Penghargaan Universal Health Coverage Award Kategori Madya

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:39 WIB

Program Pojok Baca Dipertanyakan Ada Apa Dengan BKK ?

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:02 WIB

Korban Banjir Aceh Timur Kecewa, Pembangunan Huntara yang Ditunggu-tunggu Ditunda   Rumah Hanyut Sejak November, Keluarga Terpaksa Mengungsi di Rumah Mertua

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:54 WIB

Perkuat Sinergi Kemaslahatan Umat, BAZNAS Tebo Terima Kunjungan Lapas Muara Tebo

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:44 WIB

Kuasa Hukum Mahruzar Desak Polda Sumut Percepat Penanganan Laporan Dugaan Penipuan Tambak

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:42 WIB

Diduga Menyalahgunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD)Guna Aktivitas Judi Online Camat Medan Maimun Almuqarrom Natapradja Akhirnya Resmi Diberhentikan Dari Jabatannya.

Berita Terbaru

NASIONAL

Program Pojok Baca Dipertanyakan Ada Apa Dengan BKK ?

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:39 WIB

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Keadaan Jalan Provinsi Terus Tergerus Hingga Mengecil.

Rabu, 28 Jan 2026 - 10:17 WIB