Polisi Berjibaku Evakuasi Pohon Tumbang di Indramayu

Minggu, 5 Januari 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INDRAMAYU, Mitramabes.com – Sebuah pohon Randugede dengan ukuran yang sangat besar tumbang di Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu malam (4/1/2025), sekitar pukul 23.35 WIB.

Pohon yang telah berusia ratusan tahun ini tumbang setelah hujan deras reda, menutup akses jalan dan mengganggu fasilitas umum di sekitarnya.

Menurut keterangan warga setempat, pohon Randugede yang memiliki diameter besar dan dikenal sebagai salah satu pohon tertua di pusat kota Indramayu, tumbang secara tiba-tiba sekitar pukul 23.15 WIB.

Pohon tersebut tumbang hingga mencabut akarnya, menyebabkan kerusakan pada kabel listrik, pagar rumah, dan memblokir seluruh akses jalan. Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan, Satuan Samapta Polres Indramayu bersama Polsek Indramayu dan instansi terkait seperti BPBD serta TNI, segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.


Proses evakuasi dimulai dengan memotong batang pohon besar tersebut menggunakan alat berat dan peralatan manual lainnya.


Polisi juga memasang garis polisi untuk memastikan keamanan di sekitar lokasi.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo, melalui Kasi Humas Polres Indramayu, Iptu Junata, menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan secara maksimal agar akses jalan dapat segera kembali normal.

“Evakuasi ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Polri, TNI, BPBD, hingga masyarakat setempat. Kami berusaha memastikan tidak ada korban jiwa dan dampak kerusakan dapat diminimalisasi,” ujar Iptu Junata. Minggu (5/1/2025)

Pohon Randugede ini usianya yang diperkirakan lebih dari seratus tahun. Namun, ukuran besar dan kondisi akar yang telah rapuh menjadi tantangan tersendiri dalam proses evakuasi.

“Kami harus memotong pohon secara bertahap karena ukurannya yang sangat besar. Ditambah lagi, ada kabel listrik dan jaringan telekomunikasi yang rusak akibat tumbangnya pohon ini,” tambah Iptu Junata.

Proses evakuasi juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat.


Banyak warga yang ikut membantu dengan membersihkan ranting dan batang pohon yang lebih kecil. Beberapa warga juga memberikan minuman dan makanan kepada petugas yang tengah bekerja keras di lapangan.


Hingga Minggu siang, proses evakuasi masih berlangsung. Pihak BPBD dan petugas PLN juga turut hadir untuk memperbaiki jaringan listrik yang terdampak.


Iptu Junata juga mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan melaporkan segera jika ada potensi bahaya serupa di wilayah lain.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat cuaca buruk. Laporkan segera jika ada pohon atau infrastruktur lain yang berpotensi membahayakan,” tutup Iptu Junata.

(Abid)

Berita Terkait

Wakapolda Sumsel Pimpin Safari Ramadhan di OKI, Tegaskan Stabilitas Kamtibmas Ramadhan 2026
PT. KAN ABAIKAN KORBAN KM. JUWITA TENGELAM AKIBAT GELOMBANG SPEEDBOAT MARINA EXPRESS, PENAWARAN TALI ASIH DI ANGGAP HINA
Ditresnarkoba Polda Sumsel Hancurkan Barang Bukti 18 Kasus, 27 Tersangka Terancam Pidana Mati
TERBONGKAR! Dugaan Bisnis Tanah Gelap di Karang Anyar, Jalan Rakyat Jadi Tumbal
Dishub Kota Pontianak Buka Pendaftaran Mudik Gratis 2026, Layani Sejumlah Rute di Kalimantan Barat
Bupati Humbang Hasundutan Terima Kunjungan Wakil Ketua Yayasan Santo Thomas Bahas MoU Bidang Pendidikan dan Pertanian .
Polres Nagan Raya Resmikan Sumur Bor Karya Mahasiswa STIK Di Desa Tuwi Buya
Perayaan Hari Jadi Kabupaten Samosir ke-22 Digelar Dua Hari, Hadirkan Festival Kuliner hingga Band Ungu untuk Promosi

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:58 WIB

Wakapolda Sumsel Pimpin Safari Ramadhan di OKI, Tegaskan Stabilitas Kamtibmas Ramadhan 2026

Kamis, 26 Februari 2026 - 21:32 WIB

PT. KAN ABAIKAN KORBAN KM. JUWITA TENGELAM AKIBAT GELOMBANG SPEEDBOAT MARINA EXPRESS, PENAWARAN TALI ASIH DI ANGGAP HINA

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:28 WIB

Ditresnarkoba Polda Sumsel Hancurkan Barang Bukti 18 Kasus, 27 Tersangka Terancam Pidana Mati

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:20 WIB

TERBONGKAR! Dugaan Bisnis Tanah Gelap di Karang Anyar, Jalan Rakyat Jadi Tumbal

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:54 WIB

Bupati Humbang Hasundutan Terima Kunjungan Wakil Ketua Yayasan Santo Thomas Bahas MoU Bidang Pendidikan dan Pertanian .

Berita Terbaru