Program Pembangunan Irigasi Perpompaan Irpom Dijadikan Tempat Lahan Diduga Korupsi

Minggu, 15 Desember 2024 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang Banten|MBS- Program Pembangunan Irigasi Perpompaan (Irpom) di blok Sangiang pasirbuluh desa Bojong pandan kecamatan kabupaten serang Banten tunjungteja disinyalir sarat korupsi karena tidak di cantumkan anggarannya di papan informasi

Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, melalui program pengembangan infrastruktur pertanian, melaksanakan pembangunan Irigasi Perpompaan di blok Sangiang kp pasir buluh desa Bojong pandan kecamatan tunjungteja Sebagai bagian dari upaya Peningkatan Produktivitas Pertanian di daerah tersebut. Diduga jadi Sarat Korupsi

Program Irigasi Perpompaan ini dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok tani yang di Kepalai oleh saudara Yanto, dengan nilai anggaran Rp.(tidak di cantumkan ). Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024,(Jumat 14-12-2024).

Proyek ini bertujuan untuk menyediakan akses air yang lebih mudah bagi para petani, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan air irigasi pada musim kemarau. Irigasi Perpompaan ini menggunakan teknologi modern yang memungkinkan pengairan lahan pertanian secara lebih efisien, dengan memanfaatkan sumber air permukaan yang dipompa ke lahan-lahan pertanian.

Namun sangat disayangkan program mulia ini, tidak dibarengi dengan Keterbukaan Informasi Publik (tidak dicantumkan untuk anggarannya),dilokasi pekerjaan. Ditambah, ketua kelompoknya susah untuk di temui seolah olah menghindar

Berdasarkan hasil temuan di lapangan, bahwa pengadaan air baku untuk mengairi sawah berskala besar, jelas akan terpenuhi, karena sumber air yang ada sesuai dengan Bestex,masa sih sumber airnya dari parit atau kali besar cuman disayangkan tidak ada keterbukaan

Ditempat terpisah koordinator luar (Korlu) Pertanian Desa Bojong pandan kecamatan tunjungteja Teja Ade saat dikonfirmasi awakmedia melalui Via WhatsApp, saat di tanya anggaran iya pak pengurus nya ada ga disituh kalau untuk anggarannya.112.800.000 pak

Ketika di konfirmasi kenapa gak di cantumkan anggarannya Ade terdiam seribu bahasa tidak menjab. Diduga ada kongkalingkong dengan pihak dinas terkait

Jasmani ketua LSM gerhana Indonesia menduga program itu hanya suarat korupsi say minta kepada dinas pertanian kab serang provinsi Banten agar turun ke bawah untuk mengontrol program tersebut

Masih jasmani. Saya secepatnya akan melaporkan kegiatan ini ke pihak yang berwajib (lapdu) karena tidak ada keterbukaan informasi publik terkait anggaran tutupnya. (Pardi)

Berita Terkait

M. Wahyudhi Kasatpol PP Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Adanya Ikan Banyak yang Mati Disungai Liberia yang Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi.
Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.
Kadis Perpustakaan Sergai Marah – marah dan Bentak Awak Media Ketika Dikonfirmasi Mengenai Bendera yang Diduga Robek.
Polres Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Kegiatan Aktivitas Galian C, yang Mana Beberapa Hari Sebelumnya Ditutup.
Penegakkan Hukum Terhadap Kegiatan Aktivitas Kegiatan Galian Tanah Urug atau Galian C, di Sergai Seperti Dagelan.
Kinerja Polres Sergai Dipertanyakan Dalam Menangani Masalah Dugaan Limbah Kilang Ubi yang Mencemari Sungai Desa Liberia.
Kadis Lingkungan Hidup Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Masalah Air Sungai Desa Liberia yang Diduga Tercemar Limbah Kilang Ubi.
Hasil Investigasi Awak Media Penyebab Dari Banyaknya Ikan Mati di Sungai Desa Liberia, Diduga Kuat Karena Limbah Cair Dari Kilang Ubi.

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:53 WIB

M. Wahyudhi Kasatpol PP Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Adanya Ikan Banyak yang Mati Disungai Liberia yang Diduga Akibat Limbah Kilang Ubi.

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:54 WIB

Kapolres Sergai Abaikan Konfirmasi Awak Media Terkait Aktivitas Galian C.

Senin, 26 Januari 2026 - 12:40 WIB

Kadis Perpustakaan Sergai Marah – marah dan Bentak Awak Media Ketika Dikonfirmasi Mengenai Bendera yang Diduga Robek.

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:21 WIB

Polres Sergai Bungkam Ketika Dikonfirmasi Mengenai Kegiatan Aktivitas Galian C, yang Mana Beberapa Hari Sebelumnya Ditutup.

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:02 WIB

Penegakkan Hukum Terhadap Kegiatan Aktivitas Kegiatan Galian Tanah Urug atau Galian C, di Sergai Seperti Dagelan.

Berita Terbaru