Aceh singkil-Mitramabes.com 42 kades dan Imeum mukim hasil pikciksung lalu dilantik, Jum’at 30 Januari 2026 di aula dinas kesehatan. Bupati Safriadi Oyon, mengingatkan para kades yang baru saja diambil sumpahnya jangan pernah mengkhianati kepercayaan.
“Hari ini kita semua hadir menjadi saksi. ketika amanah rakyat dititipkan ke pundak para imeum mukim dan kades yang baru saja dilantik. amanah ini memang berat, namum mulia, dan kelak akan dimintai pertanggungjawaban,”
Pernyataan ini diutarakan bupati Safriadi Oyon, saat melantik dan mengambil sumpah kades dan Imeum mukim terpilih hasil pikciksung lalu, Jum’at, 30 Januari 2026, di aula dinas kesehatan.

Ia meminta kata-kata sumpah jabatan tadi tidak hanya diucapkan dilisan saja. Allah SWT mendengar, malaikat mencatat, dan rakyat menaruh harapan besar atas kinerja dan karya nyata, ucap bupati.
Menjadi imeum mukim dan kades, lanjutnya bukanlah soal jabatan, kehormatan, dan soal kewenangan. ini adalah tentang pengabdian. “Kades harus siap berdiri paling depan saat masyarakat membutuhkan.
“Sekali lagi saya ingatkan, jangan pernah khianati kepercayaan rakyat, jangan sakiti hati mereka dengan ketidakadilan, dan jangan nodai jabatan dengan penyalahgunaan wewenang, serta jangan sekali-kali menganggap remeh hukum, karena hukum selalu datang saat kita lalai, ” katanya berpesan.
Sesuai regulasi, pemerintah pusat telah menerbitkan Permendes nomor 16 tahun 2025 tentang petunjuk operasional penggunaan dana desa tahun 2026. Ia menghimbau agar mempedomani 8 petunjuk penggunaan DD, dan 8 larangan, ungkap Safriadi tegas. (Mitra mabes Parna tumagger)










